THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Rabu, 18 Mei 2011

Catatan Tentang OOP

1.1 Pengertian OOP (Object Oriented Programming )

OOP adalah pemrograman yang dibuat berdasarkan objek-objek dengan cara membungkus(mengenkapasulasi) komponennya menjadi suatu kelompok data dan fungsi yang dapat mewarisi atribut dan sifat dari komponen lainnya dan komponen-komponen tersebut dapat berinteraksi satu sama lainnya.


* Contoh pemrograman berorientasi objek dengan menggunakan java:
class SegiTiga{
// Deklarasi atribut
private float alas, tinggi;
// Definisi layanan/method
public void setAlas(float a) {
alas = a;
}
public void setTinggi(float t) {
tinggi = t;
}
public float Luas() {
return (1/2*alas*lebar);
}
}
class DriverSegiTiga {
// Deklarasi atribut
// Definisi program utama
public static void main(String args[]) {
// Penciptaan objek dari kelas SegiEmpat
SegiTiga s = new SegiTiga();
// Manipulasi objek
s.setAlas(10);
s.setTinggi(8);
System.out.println(“Luas = ” + kotak.Luas());
}
}
Bandingkan dengan pemrograman berikut:
class SegiTiga{
// Definisi method
static float Luas(float alas, float tinggi) {
return (1/2*alas*tinggi);
}
// Program utama
public static void main(String args[]) {
float a, t;
a = 10;
t= 8;
System.out.println(“Luas = ” + Luas(p, l));
}
}

 1.2 Karakteristik tentang OOP yaitu sebagai berikut:

  • Enkapsulasi
Suatu cara menyembunyikan proses dalam sistem untuk melindungi dari interferensi dan menyerdahanakan sebuah sistem
  • Pewarisan (Inheritance)
Suatu cara yang dapat mewariskan suatu class ke atribut atau metode class yang lain
  • Polymorphism
Suatu objek dapat memiliki berbagai bentuk, sebagai objek dari classnya sendiri atau objek dari superclassnya.
  • Komunikasi antar Objek
  • Reusability
1.3 Beberapa bentuk dari OOP adalah:
  • OOP dengan ADT (Abstract Data Type)
  • OOP Client-Supplier
  • OOP dengan Inheritance dan Polymorphism
  • OOP dengan Genericity
  • OOP Concurrent
Alasan mengapa menggunakan OOP adalah:
  1. Sudut pandang dalam pembuatan program sama dengan realitas dunia nyata
  2. Lebih mudah dalam pengembangan
  3. Lebih cepat dalam pengembangan
  4. Peningakatan produktivitas yang lebih cepat

Materi Pemrograman Terstruktur




http://xclmedia. com - 2 APLIKASI AKUNTANSI MENGGUNAKAN MS.EXCEL A. SIKLUS AKUNTANSI Salah satu definisi akuntansi adalah suatu seni mencatat, menggolongkan ...1 Aplikasi Akuntansi Aplikasi Akuntansi Menggunakan Microsoft Excel Menggunakan Microsoft Excel Oleh : Ahmad Yani,S.Kom,MM amyani05@yahoo.com ahmad_yani@bsi.ac.id YM ...2 BAKORKAMLA USER MANUAL PROGRAM APLIKASI by INDOAVIS (http://www.indoavis.co.id) 2. Setup 2.1. Hardware dan Software PADPI memerlukan komputer server dengan spesifikasi: ...Analisis Kerusakan Retak Lelah pada Struktur Perkerasan Kaku Landasan Pesawat Udara dengan menggunakan Program Airfield Djunaedi Kosasih 1) Arie Fibryanto 2) Abstrak Desain ...Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi 2005 (SNATI 2005) ISBN: 979-756-061-6 Yogyakarta, 18 Juni 2005 A- 41 SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN DENGAN ARSITEKTUR ...
berjalan efisien ketika beberapa program aplikasi mengakses sistem secara ... Yang dimaksud dengan perancangan di sini adalah proses mulai dari ...Translator adalah program yang menerjemahkan. suatu kalimat dari bahasa asal ke bahasa ... semua struktur data dan prosedur ini. menghasilkan kode keluaran dengan mengaplikasikan ...8. Sebutkan aplikasi office yang saat ini dapat kita gunakan ! ... dengan teknologi PC 2. Satuan data digital adalah byte 3. Aljabar Boolean adalah struktur aljabar yang ...(4193312) SISTEM BASIS DATA Presented By I Wayan Budi Sentana ... antar penyimpanan data low level dalam basis data dengan program aplikasi dan query yang diterima oleh sistem. ...OpenOffice.org adalah program aplikasi perkantoran Open Source yang produktif dan. cukup ... yang mudah, karena sangat mirip dengan cara menggunakan program aplikasi

Senin, 16 Mei 2011

My Biodata

 Curiculum Vitae


Nama                            : Citra Destianty
Alamat                          :  Jl. Cisadane 2 No.18 Rt.001/05. Tangerang
Tempat,Tgl Lahir           : Rangkas Bitung, 19 Januari 1993
Jenis Kelamin                : Perempuan
Agama                          : Islam
Status                           : Belum Menikah
Email                            : Citradestianty@gmail.com


Pendidikan :
* Formal
1998-2004                : SDN Karawaci  19 Tangerang
2004-2007                : SMP Negri 6 Tangerang
2007-2010                : SMK PGRI 109 Tangerang
2010 s/d Sekarang    :  STMIK Raharja , Tangerang


* Non Formal
2004-2006                : Kursus Bahasa Inggris PEC Tangerang







Kamis, 21 April 2011

AKUNTANSI


Akuntansi modern
Jantung akuntansi keuangan modern ada pada sistem pembukuan berpasangan. Sistem ini melibatkan pembuatan paling tidak dua masukan untuk setiap transaksi: satu debit pada suatu akun, dan satu kredit terkait pada akun lain. Jumlah keseluruhan debit harus selalu sama dengan jumlah keseluruhan kredit. Cara ini akan memudahkan pemeriksaan jika terjadi kesalahan. Cara ini diketahui pertama kali digunakan pada abad pertengahan di Eropa, walaupun ada pula yang berpendapat bahwa cara ini sudah digunakan sejak zaman Yunani kuno.
Kritik mengatakan bahwa standar praktik akuntansi tidak banyak berubah sejak dulu. Reformasi akuntansi dalam berbagai bentuk selalu terjadi pada tiap generasi untuk mempertahankan relevansi pembukuan dengan aset kapital atau kapasitas produksi. Walaupun demikian, hal ini tidak mengubah prinsip-prinsip dasar akuntansi, yang memang diharapkan tidak bergantung pada pengaruh ekonomi seperti itu.

Akuntansi sebagai suatu seni yang mendasarkan pada logika matematik - sekarang dikenal sebagai “pembukuan berpasangan” (double-entry bookkeeping) - sudah dipahami di Italia sejak tahun 1495 pada saat Luca Pacioli (1445 - 1517), yang juga dikenal sebagai Friar (Romo) Luca dal Borgo, mempublikasikan bukunya tentang “pembukuan” di Venice. Buku berbahasa Inggris pertama diketahui dipublikasikan di London oleh John Gouge atau Gough pada tahun 1543.
Sebuah buku ringkas menampilkan instruksi akuntansi juga diterbitkan di tahun 1588 oleh John Mellis dari Southwark, yang termuat perkataanya, "I am but the renuer and reviver of an ancient old copie printed here in London the 14 of August 1543: collected, published, made, and set forth by one Hugh Oldcastle, Scholemaster, who, as appeareth by his treatise, then taught Arithmetics, and this booke in Saint Ollaves parish in Marko Lane." John Mellis merujuk pada fakta bahwa prinsip akuntansi yang dia jelaskan (yang merupakan sistem sederhana dari masukan ganda/double entry) adalah "after the forme of Venice".
Pada awal abad ke 18, jasa dari akuntan yang berpusat di London telah digunakan selama suatu penyelidikan seorang direktur South Sea Company, yang tengah memperdagangkan bursa perusahaan tersebut. Selama penyelidikan ini, akuntan menguji sedikitnya dua buku perusahaan para. Laporannya diuraikan dalam buku Sawbridge and Company, oleh Charles Snell, Writing Master and Accountant in Foster Lane, London. Amerika Serikat berhutang konsep tujuan Akuntan Publik terdaftar pada Inggris yang telah memiiki Chartered Accountant di abad ke 19.
Laporan akuntansi
Akuntansi disebut sebagai bahasa bisnis karena merupakan suatu alat untuk menyampaikan informasi keuangan kepada pihak-pihak yang memerlukannya. Semakin baik kita mengerti bahasa tersebut, maka semakin baik pula keputusan kita, dan semakin baik kita di dalam mengelola keuangan. [2] Untuk menyampaikan informasi-informasi tersebut, maka digunakanlah laporan akuntansi atau yang dikenal sebagai laporan keuangan. Laporan keuangan suatu perusahaan biasanya terdiri atas empat jenis laporan, yaitu neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan modal, dan laporan arus kas.[3]
  • Neraca, adalah suatu daftar sistematis yang memuat informasi mengenai aktiva, utang dan modal suatu perusahaan pada akhir periode tertentu. Disebut sebagai daftar yang sistematis, karena neraca disusun berdasarkan urutan tertentu. Dalam neraca dapat diketahui berapa jumlah kekayaan perusahaan, kemampuan perusahaan membayar kewajiban serta kemampuan perusahaan memperoleh tambahan pinjaman dari pihak luar. Selain itu juga dapat diperoleh informasi tentang jumlah utang perusahaan kepada kreditur dan jumlah investasi pemilik yang ada di dalam perusahaan tersebut.
  • Laporan laba rugi, adalah ikhtisar mengenai pendapatan dan beban suatu perusahaan untuk periode tertentu, sehingga dapat diketahu laba yang diperoleh dan rugi yang dialami.
  • Laporan perubahan modal, adalah laporan yang menunjukkan perubahan modal untuk periode tertentu, mungkin satu bulan atau satu tahun. Melalui laporan perubahan modal dapat diketahui sebab-sebab perubahan modal selama periode tertentu.
  • Laporan arus kas, dengan adanya laporan ini pemakai laporan keuangan dapat mengevaluasi perubahan aktiva bersih perusahaan, struktur keuangan (termasuk likuiditas dan solvabilitas) dan kemampuan perusahaan di dalam menghasilkan kas dimasa mendatang.
Pengakuan transaksi
Artikel utama untuk bagian ini adalah: Pengakuan transaksi akuntansi
Pengakuan suatu transaksi dalam akuntansi terbagi atas dua basis, yaitu basis akrual dan basis kas. Pengakuan transaksi berbasis akrual adalah pengakuan suatu transaksi pada saat terjadinya suatu transaksi, walaupun uang belum diterima. Sedangkan pengakuan transaksi berbasis kas adalah transaksi dicatat pada saat pembayaran diterima.

Jumat, 07 Januari 2011

teman-teman akuu..


PAKET PROGRAM NIAGA (Belajar Microsoft Office word2007)


PANDUAN MICROSOFT OFFICE WORD 2007

Microsoft Office Word 2007 merupakan program aplikasi pengolah kata (word processor) yang yang biasa digunakan untuk membuat laporan, dokumen berbentuk surat, brosur, table, dan masih banyak lagi dukumen-dokumen lain yang biasa dibuat dengan menggunakan Microsoft Office Word.
Microsoft Office Word 2007 merupakan pengembangan dari versi sebelumnya yang mengalami banyak perubahan dan perbaikan, sehingga lebih fleksibel digunakan di masa kini.
Microsof Office Word juga menyediakan fasilitas penuh terhadap apa yang kita perlukan.
Dengan fasilitasnya yang lengkap lengkap ini telah menghantarkan Microsoft Office Word 2007 sebagai program aplikasi pengolah kata yang mutakhir saat ini.
Berbeda dari versi sebelumnya seperti seperti Word 2000, XP dan 2003, Word 2007 tidak lagi menyediakan menu bar dengan pull downnya beserta toolbar-toolbar seperti formating, standar dan drawing, tetapi terdiri dari beberapa tab (lihat gambar 1.2) yang terdiri dari beberapa grup yang masing-masing grup terdiri dari beberapa perintah singkat/icon.



BAB 1:
MENGENAL MICROSOFT OFFICE WORD 2007

Pada bab ini akan diuraikan tentang perkenalan terhadap Microsoft Office Word 2007 seperti membuka dan menutup jendela Word 2007, menyimpan dan membuka file, membuat dokumen baru, mengenal jendela Word 2007 dan mengenal dasar pengetikan yang merupakan langkah awal yang benar-benar harus dikuasai dalam mempelajari Microsoft Office Word 2007.

1.1 Memulai Aplikasi Microsoft Office Word 2007
Untuk membuka Microsoft Word caranya adalah:
1.     Klik Tombol Start yang ada di taskbar.
2.     Pilih menu All Program dan muncul sejumlah menu
3.     Kemudian arahkan pointer ke Microsoft Office dan klik program aplikasi Microsoft Office Word 2007. Tunggu sampai jendela Microsoft Office Word 2007 ditampilkan.
Adapun untuk membuat shorchut tersebut adalah:
Klik Tombol Start Kita juga bisa membuka aplikasi Microsoft Office Word 2007 menggunakan shorchut.
1.    yang ada di taskbar lalu pilih All Program
2.     Sorot Microsoft Office dan klik kanan pada Icon Microsoft Office Word 2007.
3.     Ketika muncul sejumlah menu, klik Send To dilanjutkan dengan mengklik Desktop (create shorchut).
 
1.2 Tampilan Jendela Microsoft Office Word 2007
Tombol Microsoft Office, hampir sama dengan menu file pada Microsoft Word versi sebelumnya (2000, XP, dan 2003). Berisi menu new, open, save, print, dan sebagainya.
- Toolbar Quick Access, yang secara default toolbar ini menyediakan tombol Save, Undo, dan Repeat. Namun dapat ditambah dengan mengklik gambar panah (drop down) di ujung kanan toolbar ini    dan tandai yang belum ditampilkan atau klik More Commands.
- Title bar, yang terletak paling atas pada jendela word. Title bar ini menampilkan nama dokumen yang sedang kita buka. Untuk dokumen yang belum disimpan/diberi nama maka Microsoft Word akan menampilkan file tersebut dengan nama Document 1, 2, 3 dan seterusnya.
- Tombol Close, Tombol tersebut berfungsi menutup aplikasi Microsoft Word.
-  Ribbon, Berisi beberapa tab yang berisi beberapa group icon.
- Scroll bars, Berfungsi untuk menggeser layar kerja. Jika ingin menggeser layar kerja ke kiri atau ke kanan gunakan horizontal scroll bar, atau menggeser layar kerja ke atas dan ke bawah gunakan vertical scroll bar.
- Ruler, Bagian ini berfungsi sebagai alat bantu dalam penentuan margin (batas) dari lembar kerja, garis, tabulasi dan lain-lain.
- Status bar, memberikan informasi tentang letak insertion point, halaman, section, jumlah halaman, dan bahasa yang digunakan.
- Tombol View. Tombol ini berfungsi untuk merubah tampilan dokumen seperti print layout, fullscreen layout, web layout, out line dan draft.
- Kontrol Zoom. Digunakan untuk menentukan ukuran tampilan lembar kerja di layar pada jendela word.

1.3 Membuat Dokumen Baru
Jika kita baru memulai mengoperasikan Microsoft Word, biasanya akan langsung ditampilkan dokumen kosong yang siap untuk ditulisi. Namun, jika komputer tidak secara otomatis menyediakan dokumen kosong, cara berikut ini bisa menjadi alternatif dalam membuat.
1.     Klik tombol Microsoft Office lalu klik New
 Maka keluar kotak dialog New
1.     Pada kotak dialog new documen, di bawah menu Templates, terdapat beberapa pilihan seperti:
Blank document, untuk dokumen yang kosong.
            • Installed template untuk membuat dokumen dari bebera template yang disertakan dalam paket Microsoft Word.
My Template untuk dokumen dari template buatan.
New from existing untuk membuat dokumen dari bebera template yang  terdapat padafile yang telah disimpan.
• Jika komputer yang sedang digunakan terhubung ke internet, kita juga dapatmenggunakan template yang disediakan pada Microsoft Office Online.
2.     Jika sudah dipilih, klik Create.
Atau bisa juga menggunakan cara alternatif:
1.     Klik tombol New Document  ( )yang ada pada toolbar quick access (jika sudah dibuat).
2.     Apabila pada toolbar Quick Acces belum terdapat icon file, klik gambar panah di ujung
toolbar lalu klik (tandai) pada kata new.
3.     Selain kedua alternatif di atas, bisa juga dengan langsung menekan tombol CTRL+N di
keyboard, maka dokumen baru akan ditampilkan di layar.

1.4 Mengenal Dasar Pengetikan
Ada dua istilah dalam pengetikan taitu Insertion point dan kursor, perbedaanya terletak bentuknya. Kalau insertion point berupa garis tegak (I) yang berkedip-kedip terdapat pada aplikasi windows sedangkan kursor adalah garis rebah (-) yang berkedip-kedip yang terdapat pada aplikasi DOS. Insertion point berfungsi sebagai penunjuk lokasi tempat memulai pengetikan atau menandai teks. Agar kita bergerak dengan cepat dalam suatu dokumen yang besar, maka kita harus tahu apa saja perintah untuk menggeser insertion poin ini.

Tombol
Fungsi
Backspace
Menghapus satu karakter yang ada di sebelah kiri insertion point
Delete
Menghapus satu karakter yang ada di sebelah kanan insertion point
Enter
Membuat paragraf baru
←→
Berpindah ke kanan atau ke kiri satu karakter tanpa menghapus karakter
↑↓
Berpindah ke atas atau ke bawah satu baris tanpa menghapus karakter
Ctrl + ←∕→
Berpindah ke kanan atau ke kiri satu kata
Ctrl + ←∕→
Berpindah ke atas atau ke bawah satu paragraph
Home
Berpindah ke awal baris
End
Berpindah ke akhir baris
Ctrl + Home
Berpindah ke awal dokumen
Ctrl + End
Berpindah ke akhir dokumen
Page Up
Berpindah ke atas satu layar
Page Down
Berpindah ke bawah satu layar
Ctrl + Page Up
Berpindah ke atas satu halaman
Ctrl+Page Down
Berpindah ke bawah satu halaman

1.5 Menyimpan Dokumen
Untuk pertama kalinya menyimpan dokumen yang baru saja kita buat ke bentuk file dokumen pada sistem Microsoft Office Word 2007 adalah:
1.       Klik tombol Microsoft Office, lalu klik Save As . (atau tekan CTRL+S untuk perintah di keyboard atau juga icon  untuk di toolbar quick access).
2.       Ketiganya akan menampilkan kotak dialog Save As.
1.      Pada pilihan Save in tentukan folder atau drive yang akan dijadikan tempat penyimpanan.
2.      Ketikkan nama file dokumen pada kotak File name, lalu klik Save.

Catatan:
a.     Untuk membuat folder baru klik
b.     Untuk menentukan tampilan deretan file dokumen
c.    Untuk kembali pada folder yang telah dibuka, klik
d.     Untuk naik satu level ke folder diatasnya, klik

1.6 Menyimpan Setelah Melakukan Perubahan
Untuk menyimpan dokumen yang baru saja di rubah di file asalnya (file itu juga), caranya tinggal Klik tombol Microsoft Office  , lalu klik Save (atau tekan CTRL + S dikey board).

1.7 Menyimpan Dokumen Dengan Nama Lain
Untuk menyimpan dokumen yang sudah di simpan pada sistem Microsoft Office 2007, dan ingin disimpan dengan nama lain (tidak disatukan dengan dokumen asli), maka:
1.    Klik tombol Microsoft Office ,  lalu klik Save as .  (atau tekan F12 di keyboard).
2.     Keduanya akan menampilkan kotak dialog Save As (Gambar 1.4). Ketikkan nama file
dokumen baru (tidak boleh sama dengan nama sebelumnya) pada kotak file name, lalu klik Save.

1.8  Menutup Dokumen Pada Microsoft Office Word 2007
Untuk menutup dokumen pada Microsoft Office Word 2007 langkah-langkahnya sebagaiberikut:
1.     Klik tombol Microsoft Office
2.     Klik close yang berada paling bawah deretan menu atau tekan (CTRL + W di key board).
Catatan:
Apabila muncul pertanyaan seperti pada Gambar 1.6, itu tandanya bahwa dokumen yang kita kerjakan belum disimpan baik dokumen baru maupun dokumen lama yang telah dirubah. Terdapat tiga tombol yaitu:
1.     Yes untuk menyimpan dokumen/file ke file dokumen baru (jika belum disimpan sebelumnya) atau ke dokumen lama (jika sudah disimpan sebelumnya). Jika yang dibuka file dokumen lama, maka segala macam bentuk perubahan akan disimpan pada file dokumen tersebut.
2.     No untuk keluar dan abaikan penyimpanan
3.     Cancel untuk membatalkan perintah keluar.
 
9  Mengakhiri Microsoft Office Word 2007
Untuk mengakhiri Microsoft Office Word 2007 langkah-langkahnya sebagai berikut:
1.     Klik tombol Microsoft Office .
2.     Klik Exit Word  yang berada di sudut kanan bawah deretan menu atau tekan saja ALT + F4 di key board.
3.     Atau dapat juga dengan menekan tombol close di sudut kanan atas   .




 BAB II

Melakukan Pengeditan Teks
2.1 Menandai teks
Menandai teks bisa diistilahkan dengan menyorot teks, memilih teks atau juga memblok teks. Cara memilih teks, bisa menggunakan mouse, keyboard atau gabungan keduanya.
a)      Menggunakan Keyboard, tombol yang digunakan adalah:

Tombol
Fungsi
Shift + →∕←
Menandai satu karakter ke sebelah kanan atau kiri insertion point
Shift + ↑∕↓
Menandai satu baris ke atas/bawah
Ctrl+Shift+ →∕←
Menandai satu kata disebelah kanan/kiri insertion point
Ctrl+Shift+ ↑∕↓
Menandai sampai ke-awal/akhir paragraph
Shift+End
Menandai sampai ke akhir baris
Shift+Home
Menandai sampai ke awal baris
Shift+Page Up
Menandai sampai satu layar ka-atas
Shift+Page Down
Menandai sampai satu layar ke-bawah
Ctrl+Shift+Home
Menandai sampai ke awal dokumen
Ctrl+Shift+End
Menandai sampai ke akhir dokumen
Ctrl+A
Menandai seluruh teks yang ada pada dokumen

Menggunakan Mouse

Tombol
Fungsi, untuk memilih
Klik tahan (drag) teks yang diinginkan
Sembarang teks
Klik ganda pada kata
Satu kata
Klik pada selection bar
Satu baris
Drag pada selection bars
Beberapa baris
Klik ganda pada selection bar atau klik 3X pada bagian paragraph
Satu paragraph


c)      Menggunakan mouse dan keyboard

Tombol
Fungsi, untuk memilih
Tekan CTRL lalu klik kalimat yang diinginkan
Satu kalimat
Tekan ALT lalu drag mouse ke posisi yang dinginkan
Berbentuk kolom

Catatan:
Selection bar adalah bagian yang terletak di sebelah kiri margin kiri. Untuk membatalkan penandaan suatu teks, kliklah disembarang tempat.

2.2 Memindahkan Teks
Untuk memindahkan teks ke lokasi baru pada dokumen yang sedang di kerjakan, langkah langkahnya:
1.     Pilihlah teks yang akan dipindahkan
2.     Klik home, pada grup Clipboard, klik icon cut (atau CTRL + X di keyboard) bisa juga dengan klik kanan pada teks yang terpilih lalu klik cut.
3.     Tentukan lokasi baru tempat menyimpan teks yang kita ambil tadi.
4.     Masih di tab home, klik icon paste (atau CTRL + V di keyboard) bisa juga dengan klik kanan pada tempat baru lalu klik paste.

2.3 Menyalin Teks
Untuk menyalik teks ke lokasi baru pada dokumen yang sedang di kerjakan, langkahlangkahnya:
1.    Pilihlah teks yang akan dipindahkan
2.     Klik tab home lalu klik icon copy (atau CTRL + C di keyboard) bisa juga dengan klik kanan pada teks yang terpilih lalu klik copy.
3.     Tentukan lokasi baru tempat menyimpan teks yang kita ambil tadi.
4.     Masih di tab home, klik icon paste paste (atau CTRL + V di keyboard) bisa juga dengan klik kanan pada tempat baru lalu klik paste.

2.4 Undo dan Repeat/Redo
Undo adalah untuk membatalkan perintah yang baru saja diberikan pada Microsoft Word. Caranya dengan menekan icon undo pada quick access toolbar atau dengan menekan CTRL + Z di keyboard. Repeat adalah untuk mengulang perintah yang baru saja diberikan pada Microsoft Word.
Caranya dengan menekan icon repeat pada quick access toolbar atau dengan menekan CTRL + Y di keyboard. Ketika menekan icon undo, maka tombol repeat berubah menjadi tombol redo begitupun fungsinya yaitu untuk membatalkan perintah undo.

2.5 Menemukan Kata Pada Dokumen Yang Tersebar
Untuk menemukan sebuah kata pada dokumen yang tidak terlalu banyak/terdiri dari beberapa halaman, memang mudak tapi coba bayangkan apabila harus menemukan satu kata pada dokumen yang terdiri puluhan bahkan ratusan halaman, alangkah repotnya dan akan menyita banyak waktu. Oleh karena itu, gunakanlah fasilitas find yang ada di Word 2007 dengan cara:
 Klik tab home lalu cari grup editing dan klik Find maka munculkotak dialog Find and Replace.
1.    Pada kotak pilihan Find what, tulislah teks yang yang akan dicari.
2.     Lalu klik Find Next untuk mencari per kata. Atau klik Find in dan lanjutkan dengan mengklik Main Document untuk mencari seluruh kata.

2.6 Mengganti Kata Pada Dokumen
Untuk mengganti beberapa kata yang sama pada dokumen yang terdiri dari banyak halaman alangkah tidak efisien apabila harus ditemukan dahulu dan digantinya satu persatu dan di ketik secara manual. Dan kemungkinan besar ada kata yang terlewat tidak terganti. Misalnya pada sebuah dokumen terdiri dari 50 halaman kita akan mengganti semua kata Sandal dengan kata Sepatu. Dengan menghapus dan menggantinya satu persatu maka kita akan kehabisan waktu karean harus membaca dokumen per baris dan juga besar kemungkina kata tersebut terlewat. Maka untuk menanggulanginya, ikuti langkah berikut:
1.     Klik tab home lalu cari grup editing dan klik replace (perhatikan gambar 2.2 a) maka
muncul kotak dialog Find and Replace
1.    Pada kotak pilihan Find what tulislah teks yang akan diganti.
2.     Pada kotak pilihan Replace with, tulislah kata yang baru.
3.    Klik replace untuk mengganti satu persatu atau klik replace all untuk mengganti kata yang dimaksud.

2.7 Menghapus teks
Untuk menghapus teks,
�� Pilih teks yang akan dihapus
�� Tekan delete di keyboard.

BAB III
PENGATURAN DOKUMEN

3.1 Menentukan Jenis, Ukuran dan Style Huruf
Untuk memperindah tampilan dokumen, kita dapat mengganti jenis huruf, ukuran huruf, styleshuruf maupun warna huruf. Menentukan jenis, ukuran, style huruf dan sebagainya ada dua cara yaitu:
1.       Menggunakan Perintah Singkat (Icon)
Dengan metode ini kita dapat melakukan pengaturan terhadap jenis, ukuran, style huruf dan sebagainya dengan menggunakan perintah singkat/icon. Caranya:
a). Tandai terlebih dahulu teks yang ingin kita rubah atau dapat dilakukan sebelum memulai mengetik
b). Untuk merubah jenis huruf, klik item font (pada gambar panah)
yang terdapat pada tab home dan grup Font, sehingga muncul daftar huruf dengan preview bentuknya. Lalu Kliklah pada huruf yang akan dipilih.
c). Untuk merubah ukuran huruf, kliklah item font size yang disebelah item font lalu kliklah ukuran huruf yang diinginkan.
d). Untuk membuat huruf cetak tebal, klik icon bold yang berada di bawah item font Click Bold . Atau bisa juga dengan menekan CTRL+B di keyboard.
e).  Untuk membuat huruf miring, klik icon italic disebelah kanan icon bold.
f).  Untuk menggaris bawahi huruf klik icon underline disebelah kanan icon italic.
g).  Untuk membuat huruf naik misalnya perpangkatan (m2), klik icon .
h).  Untuk membuat huruf naik misalnya pada rumus kimia (O2), klik icon
j).    Untuk merubah warna huruf klik icon .
k).  Untuk merubah bentuk misalnya dari hurup kapital ke huruf biasa, dan sebagainya klik icon lalu pilihlah bentuk yang diinginkan.

2.       Kotak dialog fonts.
Dengan metode ini kita dapat melakukan pengaturan terhadap jenis, ukuran, style huruf dan sebagainya dengan menggunakan kotak dialog font. Caranya:
a).  Pertama–tama tandai teks yang akan dirubah atau bisa dilakukan sebelum mengetik.
b).  Pada tab home, klik perintah untuk menampilkan kotak dialog font pada grup Font rd.
c).   Maka keluar kotak dialog Font 
Keterangan:
1.     Font, digunakan untuk memilih jenis huruf yang telah ditandai.
2.    Font Style, digunakan untuk pengatur model huruf, apakah cetak tebal (bold), miring (italic), gabungan tebal dengan miring atau reguler (standar).
3.     Size, digunakan untuk menentukan ukuran huruf yang telah ditandai.
4.     Font Color, digunakan untuk menentukan warna huruf yang ditandai.
5.     Underline Style, digunakan untuk menentukan jenis garis bawah. Untuk memilih jenis garis bawah, klik-lah tab ini lalu pilih dan klik jenis garis bawah yang diinginkan.
6.     Underline Color, digunakan untuk menentukan warna garis bawah yang ditandai.
7.     Effects, digunakan jika kita ingin memberikan efek khusus terhadap teks. Terdapat beberapa pilihan sebagai berikut:
• Strikethrough, memberikan tulisan dengan diberi garis ditengah teks tersebut. Contoh “Efek Strikethrough”
• Double Strikethrough, sama dengan efek diatas bedanya pada jenis ini garisnya dua. Contoh “Efek Double Strikethrough”.
• Superscript, akan memberikan efek, teks akan naik ½ tinggi huruf. Biasanya digunakan untuk membuat perpangkatan, seperti “m2”.
• Subscript, akan memberikan efek, teks akan turun ½ tinggi huruf. Biasanya digunakan dalam penulisan kata-kata ilmiah, seperti “CO2”.
• Shadow, digunakan untuk memberikan efek bayangan terhadap teks yang dipilih. Contoh “Efek dari Shadow”
• Outline, efek dari option ini adalah teks yang dipilih akan ditampilkan hanya kerangkanya saja. Contoh “ ”
• Emboss, akan memberikan efek teks tampak seperti menonjol dari yang lain. Contoh “EEEfffeeekkk EEEmbbbooossssss
• Engrave, kebalikan dari emboss, jenis ini memberikan efek seperti efek ukiran. Contoh “EEEfffeeekkk EEEnnngggrrraaavvveee”
• Small Caps, memberikan efek huruf dicetak secara kapital tapi ukurannya berbeda dengan huruf yang awalnya ditulis besar dengan yang ditulis kecil. Contoh tulisan “Efek Small Caps” diberi efek small caps menjadi “EFEK SMALL CAPS”
• All Caps,akan memberikan efek semua tulisan yang mulanya kita ketik dengan huruf besar dan kecil akan dirubah menjadi huruf besar semua. Contoh tulisan “efek all caps” diberi efek all caps berubah menjadi “EFEK ALL CAPS”

3.2 Menentukan Spasi Antar Baris
Apabila diperlukan, Kita dapat mengatur jarak spasi dari baris agar masing-masing baris mempunyai jarak yang cukup dan sesuai dengan kebutuhan. Untuk mengatur jarak spasi baris, ikuti langkah berikut :
1.     Pilih paragraf yang akan dirubah.
2.     Klik home, pada grup paragraph, klik Icon Line Spacing  .
3.     Klik format paragraf yang diinginkan.
Catatan:
Untuk memunculkan pilihan lain tentang spasi baris, klik Line Spacing Option yang muncul ketika mengklik icon Line Spacing    .

3.3 Menentukan Spasi Sebelum atau Sesudah Paragrap
Untuk merubah spasi/jarak antara sebelum atau sesudah paragrap, ikuti langkah berikut:
a.     Pilih paragraf yang akan dirubah.
b.     Klik Page Layout, pada grup Paragraph, klik tanda panah Spacing Before atau Spacing After dan masukkan nilai yang diinginkan.

3.4  Menentukan Perataan Paragraf
Untuk menentukan perataan paragrap, langkah-langkahnya:
1.     Pilih paragraf yang akan dirubah.
2.     Klik home, pada grup paragraph, klik perataan yang diingikan misalnya:
3.     Align Text Left  . untuk membuat teks rata di kiri saja.
4.     Align Center untuk membuat teks rata di tengah.
5.     Align Text Right untuk membuat teks rata di kanan saja.
6.     Align Justify   untuk membuat teks rata di kiri dan kanan.
 
BAB IV
Melakukan Pengaturan Pada Halaman

4.1 Membuat Bingkai Pada Halaman
Untuk mempercantik dokumen, kita bisa menambahkan bingkai pada halaman dengan cara:
1.     Tandai teks yang akan diberi bingkai
2.     Klik menu Page Layout lalu klik Page border pada grup Page Background yang akan menampilkan kotak dialog border and shading (gambar 3.9 a Bab 3).
3.     Klik tab Page Borders (gambar 4.1):
1.     Lakukan Pengaturan pada:
2.     Kotak pilihan style, adalah untuk memilih jenis garis yang ingin digunakan.
3.     Kotak pilihan Color, adalah untuk memilih warna bingkai yang diingikan.
4.     Kotak pilihan Width, adalah untuk memilih lebar bingkai yang diingikan.
5.     Kotak pilihan Art, adalah untuk memilih jenis bingkai lain apabila tidak ingin
6.     Pada kotak pilihan Apply to:, tentukan kemana penerapan yang akan digunakan misalnya teks atau paragrap.
7.     Pastikan pada setting yang terpilih bukan pilihan none (bisa Box, Shadow, dll) lihatlah hasilnya pada preview.
8.     Klik OK
12. Lakukan Pengaturan pada:
13. Kotak pilihan style, adalah untuk memilih jenis garis yang ingin   digunakan.
14. Kotak pilihan Color, adalah untuk memilih warna bingkai yang diingikan.
15. Kotak pilihan Width, adalah untuk memilih lebar bingkai yang diingikan.
16.  Kotak pilihan Art, adalah untuk memilih jenis bingkai lain apabila tidak ingin menggunakan garis.
17.  Pada kotak pilihan Apply to:, tentukan kemana penerapan yang akan digunakan misalnya teks atau paragrap.
18.  Pastikan pada setting yang terpilih bukan pilihan none (bisa Box, Shadow, dll) lihatlah hasilnya pada preview.
19.  Klik OK

4.2 Ukuran, Orientasi dan Batas Pinggir Kertas
a) Untuk menentukan ukuran kertas dan batas pinggir kertas (margin), langkah-langkahnya:
1). Klik tab Page Layout.
2). Klik perintah size di grup Page Setup .
3). Apabila tidak ditemukan ukuran yang diinginkan klik more paper size yang akan memunculkan kotak dialog Page Setup (gambar 4.2 a). Lalu tentukan:
4).  Lebar kertas pada kotak pilihan Width
5).  Tinggi kertas pada pilihan Height.
6). Pada pilihan Apply to: tentukan penerapan yanga akan digunakan apakah seluruh dokumen atau dari halaman aktif sampai akhir.


b) Untuk menentukan Orientasi kertas langkah-langkahnya:
1). Masih di tab Page Layout dan grup Page Setup, klik perintah Orientation.
2).  Lalu klik di salah satu pilihan orientasi meliputi potrait untuk orientasi
tegak dan landscape untuk orientasi mendatar.
c) Untuk menentukan batas pinggir kertas (margin), langkah-langkahnya:
1).  Masih di tab Page Layout dan grup Page Setup, klik perintah Margin lalu klik ukuran margin yang dikehendaki.
2).  Apabila tidak ditemukan ukuran yang diinginkan klik custom margin yang akan memunculkan kotak dialog Page Setup (gambar 4.2 a). Lalu tentukan:
3).  Pada kotak pilihan Top tentukan lebar margin atas.
4).  Pada kotak pilihan Bottom tentukan lebar margin bawah.
5).  Pada kotak pilihan Left tentukan lebar margin kiri.
6).  Pada kotak pilihan Right tentukan lebar margin kanan.
7).  Pada kotak pilihan Gutter tentukan lebar penjilidan dan pada kotak pilihan Gutter position tentukan letak penjilidan apakah dikiti, diatas atau di kanan (apabila menggunakan penjilidan). Perintah ini diabaikan saja apabila tidak ingin menggunakan penjilidan.
8).  Pada pilihan Apply to: tentukan penerapan yanga akan digunakan apakah seluruh dokumen atau dari halaman aktif sampai akhir.
9).  Lalu klik OK 

BAB V
Menyisipkan Objek Lain Pada Word

5.1 Menyisipkan Simbol dan Rumus Matematika.
Adakalanya kita merasa kesulitan apabila harus memasukkan rumus dan simbol matematika seperti kuadrat ( ) dan sebagainya. Namun dengan Equation kita dapat mengatasi kesulitan itu. Cara menggunakan Equation adalah:
1.     Klik tab insert lalu klik Equation pada grup Symbols.
2.     Maka dalam dokumen disediakan kotak khusus untuk memasukkan equation yaitu
3.     Pada equation tools, yaitu tab design yang design yang muncul ketika insertion point berada di dalam kotak equation , dan terdiri dari grup tools, symbols dan structures (gambar 5.1), kita dapat memilih pada salah satu bentuk rumus atau simbol yang diinginkan ataupun melakukan pengaturan lain.
4.  Setelah semuanya selesai, klik diluar kotak equation
      
5.2 Menyisipkan Teks Indah
Kita dapat menyisipkan variasi teks yang sangat indah dan warna-warna atau design yang menarik dengan cara:
1.     Klik tab insert lalu klik icon Word Art pada grup illustration.
2.     Pilihlah jenis variasi yang diingikan pada tampilan preview
 Lalu muncul kotak dialog Edit WordArt Text 
                                                                       
1.     Ketikkan teks yang akan disisipkan. Lalu klik OK
2.     Setelah teks disisipkan, kita dapat melakukan pengaturan WordArt menggunakan WordArt Tools yaitu tab Format yang muncul ketika teks yang disisipkan tersorot (gambar 5.3).

5.3 Menyisipkan Gambar dari Clipt Art
Microsoft Office Word 2007 juga menyediakan file gambar yang disediakan bersama paket Microsoft Office dan kita dapat menyisipkannya kedalam dokumen dengan cara:
1.    Klik tab insert lalu klik icon CliptArt   pada grup illustration.
2.     Pada jendela Clip Art (muncul sebelah kanan), di kotak Search for, ketik kata yang berkaitan dengan clipt art, atau langsung saja klik Go  untuk memunculkan gambar yang ada.
3.    Klik pada gambar yang tampil.
4.    Tutup dengan menekan tombol close pada task pane Clipt Art  .

5.4 Menyisipkan Gambar Dari File Gambar
File gambar yang kita simpan di hardisk, flash disk, disket, CD, dsb. dapat disisipkan ke dalam dokumen yang sedang kita kerjakan dengan cara:
1.     Klik tab insert lalu klik icon picture  pada grup illustration
2.     Pada kotak dialog Insert picture, tentukan lokasi tempat gambar disimpan.
3.     Klik gambar yang diinginkan lalu klik Insert.
Kita dapat melakukan pengaturan tampilan pada gambar menggunakan Picture Tools yaitu: tab Format yang muncul ketika gambar yang disisipkan tersorot.

5.5 Menyisipkan Gambar Berbetuk Sederhana
Untuk menyisipkan gambar berbentuk sederhana (bangun datar) seperti segi empat, segitiga, segi lima, bintang, lingkaran, dsb. Langkah-langkahnya:
1.     Klik tab insert lalu klik icon Shapes pada grup illustration.
2.     Lalu pilih bentuk yang diinginkan.
3.     Pointer mouse akan berbentuk palang (+).
4.     Klikkan mouse pointer di salah satu posisi dimana gambar disisipkan lalu tarik (masih tetap di klik) ke posisi lain sampai ukuran yang diinginkan.